Website Resmi Perselingkuhan Fadli Zon


Awalnya kaget !! Bahkan shock waktu untuk pertama kali saya menerima gambar-gambar yang menceritakan tentang perselingkuhan Fadli Zon dengan seorang perempuan berjilbab yang bernama Resiya Syafri, mantan wakil bendahara umum partai Gerindra.

Syantik, alim, berperpendidikan, santun, apalagi yah.... itu kesan yang saya tangkap dari foto si perempuan berjilbab yang dituding sudah menjadi pelakor di tubuh Partai Gerindra. Tidak heran kalau banyak laki-laki yang tertarik pada sosok perempuan yang katanya sudah menjadi janda ini.

Tapi yang membuat saya shock adalah, "Masa sih Fadli Zon berani nyelingkuhin bininya???? Apa dia ga takut ma anak gadisnya yang sudah besar itu?" Jujur saja, secara pribadi saya tidak percaya. Apalagi setelah saya obok-obok google, media kumparan yang dua kali melansir berita terkait perselingkuhan Fadli Zon, lamannya tidak bisa dibuka alias gate away 504. Kita hanya bisa membaca tajuk awalnya saja, "Berdasarkan sumber yang diperoleh dari seseorang di internal partai gerindra yang sudah tidak loyal kepada PRABOWO membeberkan adanya SKANDAL Perselingkuhan antara Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, FADLI ZON dan RESIYA SYAFRI (Mantan Wakil Bendahara Umum) Partai Gerindra. Tampilan dan ..." Tapi ketika saya klik linknya, yang muncul hanya gate away 504.

Tapi.... di whatsapp group di twitter gossip tentang perselingkuhan ini sudah sangat santer dan viral dengan semua keterangan yang begitu mengerikan !!!

Ini yang kemudian menjadi pertanyaan saya. Kok Fadli Zon diam?? Dia tidak segera mengadakan penyangkalan kalau berita ini tidak benar??? Cukup mencuitkan satu kalimat saja, "Ini berita hoax murahan !!" dan itu sudah cukup mematahkan dan menghentikan gosip yang menyebar.

Perselingkuhan, di mata saya, sama jahatnya bahkan lebih kejam dari sebuah tindakan korupsi uang negara. Perselingkuhan tidak hanya berhenti di masalah menyelewengkan sebuah kepercayaan yang diberikan. Perselingkuhan memiliki akibat yang lebih parah karena ini menyakiti orang-orang terdekat yang mencintai dan dicintai si pelaku.

Seorang koruptor, masih bisa tertawa di depan kamera ketika aksi korupsinya diketuahi umum. Para koruptor cukup mengatakan, "Ini kriminalisasi!" atau mengatakan alasan lain hanya supaya terlepas dari kejaran wartawan. Tapi perselingkuhan?? Ketika AIB ini mencuat ke permukaan, si pelaku langsung dihadapkan pada pengadilan sosial !! Apalagi kalau tuduhan perselingkuhan ini sudah menghasilkan seorang anak!! Kasian si anak kalau sampai tidak ada penjelasan dari kedua belah pihak.

Apa yang membuat sebuah perselingkuhan menjadi kejahatan terkejam lebih dari sebuah tindakan korupsi?? Karena ini menyangkut harga diri seorang perempuan!!!

Entahlah, walaupun saya seorang yang sangat menentang perbedaan gender, dalam artian laki-laki dan perempuan itu tidak ada bedanya dan saya paling tidak suka kalau ada organisasi yang memakai kata "perempuan" sebagai pembeda untuk mendapatkan perlakukan istimewa, tapi saya paling benci ketika harga diri seorang perempuan dijatuhkan di muka umum.

Waktu Kasus rizieq Shihab dulu, saya lebih menyoroti perasaan sang istri si imam besar dan perasaan Firza Husein. Bagaimana kedua perempuan ini menjadi sorotan publik dan membayangkan hancurnya perasaan kedua perempuan ini.

Sama halnya dengan Fadli Zon sekarang. Kalau berita ini hoax, seharusnya dia cepat menanggapi demi menjaga perasaan hati sang istri, anak gadisnya, ibu mertuanya, ibu kandung dia sendiri dan semua anggota perempuannya. Sanggahan ini menjadi lebih penting lagi karena menyangkut harga diri perempuan lain yang dituduhkan sebagai lawan perselingkuhannya. Apalagi dari berita yang santer diviralkan, perselingkuhan ini sudah menghadirkan seorang anak perempuan !

Tanpa ada penyangkalan, untuk kasus gossip seperti ini, masyarakat bisa menyimpulkan bahwa DIAM-nya Fadli Zon adalah MENGIYAKAN bahwa ini adalah FAKTA bukan FIKSI.

Atau mungkin Fadli Zon berpikir, "Ah ga usah diumumkan penyangkalan. Cukup meminta maaf pada Resiya Syafri yang biasa dipanggil Cia dan menjelaskan pada istri dan keluarga kalau ini hanya sebuah serangan politik untuk menjatuhkan dia. Dan ketika kedua belah pihak memahami posisi saya, go to hell masyarakat mau ngomong apa!"

Ya semoga ini memang hanya sekedar berita hoax yang menyerang si bapak hoax Indonesia. Paling tidak, Fadli Zon bisa sedikit merasakan menjadi korban hoax.

Skandal Wanita Di Tubuh Petinggi Partai Gerindra
Skandal Di Tubuh Petinggi Partai Gerindra

Tidak ada komentar:

Posting Komentar